ARM HA IPB University Salurkan 100 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Aceh

ARM HA IPB University Salurkan 100 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Aceh

IPB Today

Keluarga besar IPB University terus memberikan kepeduliannya kepada warga terdampak bencana di Sumatra. Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) berkolaborasi dengan Wahana Muda Indonesia (WMI) kali ini menyalurkan 100 paket perlengkapan sekolah (school kit) buat anak-anak di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Seratus paket sekolah senilai lebih dari Rp20 juta tersebut terdiri atas seragam sekolah, tas ransel, buku tulis, buku gambar, pulpen, pensil, penggaris, dan penghapus. Wilayah yang menjadi target penyaluran antara lain SDN Tanjung Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang; Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah; dan SDN Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, dan SDN Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.

“Paket ini diharapkan dapat dipergunakan para siswa, khususnya sekolah dasar, untuk kegiatan belajar kembali, meskipun dalam situasi yang belum sepenuhnya normal,” ujar Ketua Umum ARM HA IPB, Ir Ahmad Husein, MSi.

Khusus di Pantai Kera, yang masih sulit diakses, perlengkapan sekolah ini menambah jenis bantuan lainnya yang tengah dikerjakan ARM HA IPB dan WMI.

Lima Tugas Berat Menanti
Pekan ini hingga pekan mendatang adalah waktu tersibuk dan krusial bagi tim ARM HA IPB. Di Aceh Tengah, satu tim diterjunkan sejak Rabu lalu (28/1) untuk melakukan kaji cepat (rapid assessment) dampak bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut terhadap sektor pertanian dan mata pencaharian penduduk.

Di saat sama, di Aceh Timur, tepatnya di Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, tim ARM HA IPB dan Wahana Muda Indonesia (WMI) mulai bergerak mengantarkan barang-barang logistik ke lokasi.

Butuh waktu tiga jam untuk mengantarkan barang-barang dari Kuala Simpang ke Pelabuhan/Dermaga Sungai di Simpang Jernih. Logistik dipindahkan ke perahu, dan tim harus menyusuri Sungai Tamiang Hulu selama satu jam hingga tiba di Pantai Kera untuk bongkar muat.

Terdapat lima tugas yang menanti ARM HA IPB untuk dikerjakan. Pertama, kaji cepat dampak banjir-longsor terhadap pertanian dan kehidupan warga di Aceh Tengah. Kedua, merenovasi Masjid Nurul Iman berikut fasilitas MCK-nya (mandi, cuci, kakus).

Ketiga, pemipaan air bersih dari sumber mata air di bukit ke perkampungan warga. Keempat, revitalisasi plus pembangunan instalasi MCK umum di lingkungan penyintas. Kelima, membuat sumur galian untuk suplai air bersih sebagai pelengkap MCK.

“Jika tak ada aral melintang, kelima tugas itu akan kami tuntaskan pekan depan. Doakan semua rencana terlaksana dengan baik dan lancar. Amin,” ucap Ahmad Husein. (*/Rz)