Dosen dan Mahasiswa IPB University Presentasikan Riset IoT untuk Budidaya Pakcoy di Konferensi Internasional ICRCA 2026, Osaka

Dosen dan Mahasiswa IPB University Presentasikan Riset IoT untuk Budidaya Pakcoy di Konferensi Internasional ICRCA 2026, Osaka

Seputar SSMI

OSAKA, JEPANG – Dr. Karlisa Priandana, S.T., M.Eng., dosen Program Studi Ilmu Komputer, Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University, berpartisipasi dalam 10th International Conference on Robotics, Control and Automation (ICRCA) 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 28–30 Maret 2026 di Osaka, Jepang. Konferensi internasional bereputasi ini menjadi forum strategis bagi para akademisi untuk berbagi pengetahuan dan mempresentasikan hasil riset terkini di bidang robotika dan otomasi.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Karlisa mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “IoT-Based Automatic Shade-Net System with Light and Temperature Control and Voice Command for Greenhouse Pakcoy Cultivation”. Artikel ini merupakan hasil tugas akhir mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi IPB, Arda Dwiyana, yang dibimbing oleh Dr. Karlisa Priandana. Karya ilmiah ini disusun secara kolaboratif bersama co-author internasional, Dr. Wida Susanty binti Haji Suhaili dari School of Computing and Informatics, Universiti Teknologi Brunei (UTB).

Riset ini berfokus pada pengembangan sistem jaring peneduh (shade-net) otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk budidaya tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Menggunakan sensor cahaya BH1750 dan sensor suhu DHT22, sistem dirancang untuk menggerakkan peneduh secara otomatis guna menjaga kondisi lingkungan optimal di dalam greenhouse. Inovasi ini juga dilengkapi dengan antarmuka aplikasi Blynk serta integrasi Google Assistant untuk kendali override manual berbasis penekanan tombol maupun perintah suara.

Penelitian ini dilakukan dengan dukungan fasilitas dari IPB University dan mengambil lokasi riset di Balai Perakitan dan Pengujian (BRMP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian), yang juga memberikan bantuan teknis selama proses pengujian. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan tingkat keberhasilan tinggi dan respon yang cepat.

Partisipasi dalam forum internasional seperti ICRCA 2026 ini turut mendukung upaya internasionalisasi riset di lingkungan SSMI IPB University. Keikutsertaan Dr. Karlisa didukung melalui Program EQUITY 2025/2026, dengan sumber pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Melalui diseminasi hasil tugas akhir mahasiswa di tingkat global ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara akademisi dalam dan luar negeri, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi pertanian cerdas (smart agriculture) yang berdampak luas.