Penerapan Teknologi IoT untuk Sanitasi Kandang Sapi Perah: Tim Kolaborasi SSMI dan Fakultas Peternakan IPB Lakukan Pengujian Prototype Smart Washer

BOGOR — Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University bekerja sama dengan Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University menyelesaikan tahap validasi dan pengujian laboratorium prototype teknologi sanitasi peternakan modern. Kolaborasi dengan judul”Smart Manure Cleaner” yang dipimpin oleh Dr. Sachnaz Desta Oktarina dari SSMI ini menghadirkan produk Smart Washer Kandang Sapi Perah Berbasis Internet of Things (IoT). Alat ini dirancang untuk memantau indikator sanitasi lingkungan kandang melalui deteksi konsentrasi gas amoniak dan metana, sekaligus mengotomatisasi penyiraman lantai kandang. Inovasi ini menjadi solusi preventif atas penumpukan kotoran (manure/feces) sapi yang kerap memicu buruknya sanitasi kandang dan berisiko tinggi menyebabkan penyakit pada ternak, seperti mastitis hingga gangguan kuku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hibah Pengabdian Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB Tahun Anggaran 2026 berdasarkan Surat Perjanjian Pelaksanaan Nomor: 2430/IT3.L.P19/PM.01/M/T/2026. Pengujian dan validasi prototype produk smart washer telah dilaksanakan di laboratorium Dr. Windi Al Zahra yang berlokasi di Kandang A, Unit Ternak Perah (KDG 2), Fakultas Peternakan IPB University, Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Pengujian di fasilitas komprehensif yang dilengkapi populasi sapi perah tersebut berhasil memvalidasi sensitivitas sensor gas (amoniak dan metana), keandalan mikrokontroler ESP32, serta responsifnya sistem sprayer pembersih dalam menjaga kebersihan lingkungan kandang secara aktual.

Sistem cerdas pada produk ini bekerja dengan memantau parameter sanitasi secara real-time. Ketika konsentrasi gas dari penumpukan feses terdeteksi meningkat melebihi kondisi higienis, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa dan sprayer pembersih untuk membilas kotoran sebelum memperburuk sanitasi kandang, sekaligus mengirimkan notifikasi data ke dasbor analitik berbasis sains data. Melalui otomatisasi kebersihan ini, risiko kontaminasi bakteri penyebab mastitis dapat ditekan dan kesehatan ternak tetap terjaga.

Kerja sama lintas disiplin antara pakar Sains Data SSMI dan ahli peternakan serta kedokteran hewan IPB University ini menjadi model hilirisasi riset tepat guna. Setelah tahap pengujian laboratorium dan kalibrasi alat di Kampus IPB Dramaga selesai dilakukan, produk Smart Washer Kandang Sapi Perah Berbasis IoT ini siap diterjunkan langsung untuk membantu kelompok tani ternak sapi perah di Kabupaten Garut. (sdo)
