Finalisasi Kerja Sama Internasional antara Victoria University of Wellington dan SSMI IPB University

Sejak tahun 2016, IPB University telah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) aktif dengan Victoria University of Wellington (VUW), Selandia Baru. Pada tahun 2025, kedua belah pihak kembali bertemu untuk menyusun dan memfinalisasi Memorandum of Agreement (MoA) yang akan memperkuat kerja sama akademik, khususnya dalam program double degree di bidang Statistika dan Data Science. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan aspek hukum, kurikulum, kesetaraan kredit, serta persiapan administratif yang dibutuhkan dalam rangka penyelenggaraan program double degree antara kedua institusi.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Status MoU: MoU antara IPB dan VUW masih aktif tanpa tanggal kedaluwarsa. Namun, terdapat saran untuk memperbaruinya agar relevan dengan perkembangan terbaru kerja sama.
- Persiapan MoA: Dokumen MoA disusun berdasarkan kesesuaian kurikulum antara kedua institusi. Pihak IPB menekankan pentingnya penyusunan proposal akademik lengkap termasuk gambaran kurikulum, learning outcomes, serta bentuk tugas akhir seperti tesis atau skripsi.
- Kesetaraan Kredit: Dilakukan pembandingan kesetaraan antara SKS (IPB) dan points (VUW). Disepakati bahwa 1 SKS di IPB setara dengan sekitar 3.04–3.33 points di VUW. Umumnya, mata kuliah di VUW memiliki 15 points, yang setara dengan ±5 SKS di IPB.
- Skema Perkuliahan: Disarankan adanya skema pembagian studi selama 2,5 tahun di IPB dan 1,5 tahun di VUW untuk menjaga beban akademik mahasiswa tetap proporsional.
- Fokus Program: Program akan memfokuskan pada bidang sains data dan kelompok peminatan yang relevan, termasuk tesis di bidang data science untuk program Master of Science.
- Dokumen yang Dikirimkan: Pihak VUW lebih memprioritaskan konten substansi dibanding dokumen naratif. Oleh karena itu, IPB menyiapkan versi dokumen yang langsung memuat poin-poin penting kerja sama.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis IPB University dalam internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas lulusan, serta membuka akses lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di institusi global bereputasi tinggi. (tfa)
